Risiko Industri Farmasi dan Penerapan Strategi yang Tepat

Industri farmasi merupakan salah satu industri yang krusial bagi perekonomian nasional serta menjadi pilar penting dalam pembangungan kesehatan nasional. Pada masa pandemi Covid-19 ini, industri farmasi memiliki peran penting yakni mengembangkan, memproduksi, serta memasarkan obat yang bertujuan untuk menyembuhkan pasien, menyediakan vaksin, dan meringankan gejala pasien yang terpapar virus corona. Selain sebagai upaya pencegahan, hal ini juga dapat menjadi penghasilan bagi perusahaan farmasi karena nantinya vaksin tersebut dapat dipesan oleh pemerintah atau negara lain yang membutuhkan.

Di masa pandemi, industri farmasi mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dengan meningkatnya permintaan vitamin dan suplemen untuk kekebalan tubuh. Perusahaan multinasional jasa pemeringkat kredit Moody menyebutkan bahwa pertumbuhan industri farmasi pada masa pandemi ini meningkat 2-4 persen pada tahun 2021.

Meski demikian, besarnya ketergantungan impor bahan baku obat pada industri farmasi di Indonesia menjadi tantangan tersendiri di masa pandemi. Bahan baku farmasi sebagian besar diimpor dari China dan India. Ketika Covid-19 melanda dunia, negara pemasok bahan baku tersebut menutup akses (lockdown) sehingga menyebabkan pasokan bahan baku farmasi ke Indonesia terhambat dan mengganggu proses bisnis.

Gangguan rantai pasokan

Kegiatan operasional sektor bisnis yang terkena dampak akibat pandemi adalah kegiatan rantai pasokan. Pandemi Covid-19 apabila terus berlanjut dapat menyebabkan bahan baku farmasi berpotensi menipis, dan dampak terbesar adalah mengalami kelangkaan bahan baku. Hingga saat ini China merupakan produsen bidang farmasi terbesar di dunia dan 60% bahan baku aktif farmasi yang digunakan seluruh dunia berasal dari negara tersebut.

Adanya pandemi ini menguji kesiapan sistem rantai pasok pada industri farmasi. Penelitian GlobalData menunjukkan bahwa 95% tenaga profesional pada industri farmasi merasa khawatir terhadap dampak dari pendemi. Kekhawatiran tersebut menandakan industri farmasi masih banyak yang tidak siap dalam menghadapi pandemi. Biasanya perusahaan tidak memiliki sumber bahan baku alternatif dan tidak memiliki perencanaan matang terkait dengan pemasok dan status persediaan barang.

Konsultan risiko, Marsh Indonesia menyebutkan bahwa dalam dunia bisnis yang tidak stabil akibat pandemi ini, pemahaman mendalam mengenai pengelolaan risiko terhadap rantai pasokan dan ketahanan perusahaan dalam merespon secara cepat dan cermat terkait ancaman dan dampaknya sangat penting agar bisnis dapat tetap berjalan.

Industri farmasi dituntut untuk menjaga kelancaran arus rantai pasokan agar dapat dikatakan sebagai industri dengan rantai pasokan yang tangguh. Ketangguhan rantai pasok didefinisikan sebagai industri yang mampu beradaptasi dalam mempersiapkan, merespon, serta bangkit dalam segala ancaman yang dapat muncul termasuk pandemi.

Karenanya, perusahaan-perusahaan di industri farmasi dapat mengedepankan prinsip-prinsip fleksibel, kolaboratif, dan cepat tanggap. Dengan penerapan prinsip tersebut, maka strategi yang dilakukan dalam menghadapi pandemi dikategorikan dalam tiga aspek manajemen rantai pasok, yakni:

  • pengelolaan persediaan
  • manajemen informasi,
  • pengelolaan finansial perusahaan.

 

Pemalsuan produk

Hal ini merupakan tindakan memproduksi barang dengan kualitas rendah, kemudian menjualnya tanpa otorisasi pemilik merek. Industri farmasi menjadi salah satu sektor industri yang marak terjadi pemalsuan produk. Data World Health Organization menunjukkan bahwa 10-15 persen supply obat-obatan di dunia merupakan produk palsu. Dari total obat-obatan palsu, 25% beredar di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pemalsuan obat masih berjalan di Indonesia. Salah satunya adalah lemahnya pengawasan terhadap jalur masuk obat ilegal. Seperti kita ketahui, Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terdapat ribuan pulau yang rawan digunakan sebagai akses masuk obat ilegal. Pengawasan dilakukan oleh pihak kepolisian dan bea cukai untuk menghindari barang ilegal masuk ke wilayah Indonesia. Sementara tanggung jawab terkait dengan obat adalah BPOM. Selama ini, BPOM hanya melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian dan belum melakukan kerjasama dengan bea cukai. Padahal bea cukai memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan di jalur yang memungkinkan obat ilegal masuk ke Indonesia.

Strategi manajemen risiko industri farmasi

Banyak perusahaan farmasi yang mengakui bahwa mereka merasa kurang siap dalam menghadapi berbagai ancaman karena analisis dan manajemen industri farmasi masih lemah. Setidaknya terdapat lima hal dalam manajemen industri farmasi yang dapat diterapkan untuk membantu perusahaan farmasi dalam meminimalkan risiko.

1. Ketahui risiko terburuk

Manajemen risiko dimulai dengan mengidentifikasi, mengukur, dan menginventarisir risiko. Hampir sama dengan industri pada umumnya, langkah yang dapat diterapkan pada industri farmasi adalah dengan mengumpulkan risiko dan mengelolanya. Dengan begitu, perusahaan mengetahui dampak terburuk dari adanya risiko yang muncul.

2. Memperkuat pengawasan

Perusahaan dapat mengatur peran, tanggung jawab, pengawasan, dan tata kelola pada jalannya aktivitas industri farmasi. Dalam tahap ini terdiri dari tiga bagian yakni mengontrol risiko, memberikan pengawasan dan pengendalian, serta audit perusahaan yang dapat didukung oleh auditor eksternal.

3. Fokus pada prioritas risiko

Mengembangkan kerangka kerja dalam menghadapi risiko memungkinkan perusahaan dapat membuat keputusan dan mengalokasikan sumber daya secara tepat untuk pemantauan dan mitigasi. Cara ini efektif dalam pengambilan keputusan strategis dalam kegiatan bisnis. Selain itu, kerangka kerja juga memberikan gambaran tentang profil risiko perusahaan.

4. Memanfaatkan data dan analisa

Penggunaan data dan analisa berfungsi untuk melihat dampak dari risiko bisnis, dan data keseluruhan yang dapat dikembangkan. Memanfaatkan data analisa dapat membantu perusahaan dalam menghemat biaya.

5. Manajemen krisis kuat

Sekuat apapun manajemen risiko pada industri farmasi, namun risiko krisis pada perusahaan tetap ada. Risiko yang dapat meningkat harus sejajar dengan kesiapsiagaan krisis yang kuat. Dalam menghadapi krisis, pemimpin perusahaan harus cepat dalam merespon dan mengambil keputusan yang tepat. Pemimpin perusahaan perlu merencanakan bagaimana seluruh perusahaan tetap dapat berfungsi ketika krisis terjadi.

Menyadari pentingnya klasifikasi risiko pada sebuah perusahaan, Marsh Indonesia dengan tim spesialis mampu membantu perusahaan dalam memberikan edukasi terhadap pentingnya manajemen risiko, dan menilai setiap risiko secara kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan kemungkinan, dampak, dan upaya mitigasi untuk mengetahui skala prioritas sebuah risiko.

Agar manajemen risiko dapat berjalan dengan baik, maka perusahaan harus secara aktif menganalisa dan melaporkan data dari berbagai kemungkinan terjadinya ancaman. Apabila satu insiden dapat menyebabkan kerugian, tindakan reaktif saja tidak cukup. Marsh Indonesia dapat membantu perusahaan farmasi untuk mendapatkan penjelasan terkait dengan potensi risiko, strategi bisnis, dan perlindungan yang tepat sehingga dampak risiko terburuk dapat diminimalisir.

Ingin Tinggal di Surabaya? Ini Biaya Hidup yang Perlu Kamu Persiapkan

Biaya hidup di Surabaya berbeda-beda setiap orang, tergantung dari gaya hidup, tempat tinggal, lokasi kerja, ataupun tingkat penghasilan. Kendati demikian, kita bisa menarik gambaran umum akan biaya-biaya yang perlu dikeluarkan ketika tinggal di Surabaya. Dengan begitu, kamu bisa jaga-jaga dan tidak akan kelimpungan saat tinggal di kota pahlawan ini.

1.   Biaya Sewa Hunian

Hunian adalah hal pertama yang perlu kamu pikirkan begitu pindah ke Surabaya. Kamu bisa memilih rumah tapak atau sewa apartemen Surabaya untuk huniannya. Tentu sewa rumah tapak dan sewa apartemen berbeda harganya. Sewa rumah kontrakan atau kos di Surabaya harganya lebih terjangkau, namun fasilitas seadanya. Sedangkan sewa apartemen Surabaya harganya sedikit lebih mahal, namun fasilitasnya jauh lebih baik.

 

Jika kamu tertarik untuk ngekos, biaya yang perlu dikeluarkan sekitar Rp700 ribuan. Kamu juga bisa menemukan kos yang harga sewanya lebih murah, seperti Rp600 ribuan atau Rp 500 ribuan. Sedangkan bagi kamu yang ingin sewa apartemen Surabaya, perlu mengeluarkan biaya yang lumayan besar, mulai dari Rp2.000.000 per bulan.

2.   Biaya Transportasi

Di Surabaya, tersedia banyak pilihan moda transportasi. Ada bus, becak, angkot, transportasi online, sampai kereta. Tentu biaya transportasi berbeda-beda di setiap modanya. Yang paling murah adalah angkot. Tarif angkot di Surabaya hanya berkisar antara Rp4.000 – Rp10.000 di setiap jalurnya, tergantung dari tujuan.

 

Sedangkan untuk bus kecil di Surabaya, tarifnya dimulai dari Rp7.500. Tarif tertinggi adalah Rp51.500 dengan tujuan akhir Surabaya – Banyuwangi. Untuk kereta api, yang termurah disediakan kereta Gaya Baru Malam Selatan (rute SGU – PSE) dengan tarif Rp104.000. Sedangkan yang termahal adalah kereta Bima kelas eksekutif, dengan tarif Rp395.000.

 

Jika ingin lebih praktis, kamu bisa menggunakan jasa transportasi online di Surabaya, yang tarifnya tidak berbeda dengan transportasi online di Jakarta. Kamu juga bisa menggunakan kendaraan pribadi, dengan estimasi BBM Rp300.000 untuk 30 hari.

 

3.   Biaya Kebutuhan Sehari-Hari

Kamu bisa makan enak di Surabaya hanya dengan Rp8.000 sampai Rp15.000 saja. Untuk biaya makan selama sehari tidak sampai Rp50.000. Tentu akan berbeda jika kamu memutuskan untuk makan di mall atau restoran mahal, yang harga makanannya di atas itu.

 

Mau lebih hemat lagi? Kamu bisa memasak makanan sendiri di Bandung. Harga bahan makanan di Surabaya juga terkenal sangat murah. Harga sayur saja hanya sekitar Rp8.000 sampai Rp10.000 saja. Harga lauk pauknya juga tidak jauh berbeda. Kamu bisa tahu daftar harga lengkap bahan makanan di Surabaya dari situs pemkot Surabaya yang selalu di-update.

4.   Biaya Rekreasi

Hati-hati jika ingin pergi rekreasi di Surabaya, kamu bisa kalap. Surabaya menyediakan banyak pilihan tempat wisata, mulai dari cafe dan restoran kekinian, kebun binatang, museum, sampai tempat wisata alam. Untuk menghindari kantong jebol, kamu perlu tahu kisaran harga rekreasi di Surabaya, membuat anggaran rekreasi dan patuh pada anggaran tersebut.

 

Rata-rata harga tiket masuk tempat wisata di Surabaya adalah Rp25.000 per orang. Beberapa tempat yang memasang tarif ini seperti Ekowisata Hutan Bakau, Surabaya Carnival Market dan Masjid Cheng Ho. Bawa uang Rp50.000 saja, kamu sudah aman berwisata di kota Surabaya. Kecuali kalau tujuan wisata di taman air atau waterpark. Kamu perlu menyiapkan budget lebih, karena tiket masuk ke waterpark Surabaya ada di kisaran Rp100.000 per orang.

 

Mau wisata yang gratis di Surabaya? Datang saja ke taman-taman yang tersebar di kota pahlawan ini. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir, sisanya gratis. Selain itu, beberapa museum di Surabaya, seperti House of Sampoerna, tidak memasang tarif sepeser pun kepada pengunjungnya.

5.   Biaya Kesehatan

Sedia payung sebelum hujan, sebelum sampai di Surabaya, ada baiknya kamu mulai mempersiapkan biaya kesehatan. Besarnya tergantung dari riwayat penyakit yang kamu miliki. Misalnya, jika kamu sering bolak-balik rumah sakit karena urusan gigi, kamu perlu menyiapkan uang Rp100.000 sampai Rp350.000 untuk masalah tersebut.

 

Sedangkan jika kamu ingin melakukan medical check-up di Surabaya, biaya termurah ada di RS. Mitra Keluarga Kenjeran, yakni Rp300.000. Pilihan yang lebih premium adalah Rumah Sakit Siloam Surabaya, dengan biaya medical check-up Rp1.250.000.

 

Sudah punya gambaran terkait biaya yang perlu kamu persiapkan sebelum pindah ke Surabaya? Berapapun hasilnya, akan lebih baik jika kamu menganggarkan lebih dari kebutuhan. Untuk berjaga-jaga jika ada pengeluaran tak terduga ketika kamu tinggal di Surabaya.

Berikut Ulasan Tentang Direktur Allianz Life Indonesia

Anda sudah tahu tentang perusahaan asuransi Allianz yang sudah lama berdiri di Indonesia dan kabarnya sudah memiliki banyak anak cabang perusahaan lain yang juga tersebar di berbagai negara lain yang ada di dunia? Allianz Global adalah salah satu perusahaan asuransi yang sudah lama sekali berdiri dan mendirikan anak cabang perusahaan yang ada di Indonesia. Jadi karena perkembangan zaman yang sangat maju dan ditambah dengan Allianz yang bagus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak heran jika Allianz tumbuh menjadi perusahaan asuransi besar dan tentunya juga tidak terlepas dari yang namanya kepemimpinan direktur Allianz Life termasuk yang ada di Indonesia.

Orang-orang yang mungkin tidak terlalu peduli dengan asuransi mungkin juga tidak pernah tahu bahwa di Indonesia ada perusahaan asuransi yang terbaik dan memiliki banyak produk asuransi yang terbaik yang akan memberikan banyak manfaat. Dan jika Anda memiliki polis di Allianz maka keuntungan yang akan Anda dapatkan akan jauh dari apa yang Anda bayangkan. Karena jika Anda mengambil asuransi di Allianz maka keuntungan dan perlindungan yang akan Anda dapatkan juga maksimal. Ditambah lagi dengan keuntungan-keuntungan yang lain yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan di perusahaan asuransi lain.

Di Allianz tentu juga tidak berbeda dengan perusahaan asuransi lain yang ada di Indonesia juga memiliki beberapa tingkatan jabatan yang penting dan diduduki oleh orang-orang yang sudah sangat berpengalaman dalam bidangnya. Untuk itu jangan heran jika di Allianz jabatan tersebut juga dipimpin oleh orang-orang dengan profil pendidikan yang bagus ditambah lagi dengan pengalaman dan perjalanan karir mereka yang sangat luar biasa.

Salah satunya adalah Jan-Joris Louwerier yang merupakan salah satu pria yang berhasil lulus dari salah satu kampus ternama yakni Political Science University of Amsterdam pada 1994-2000. Untuk perjalanan karirnya juga sangat luar biasa sekali seperti pada Mei 2011 sampai dengan November 2001 pernah menjabat di Global Management Trainee, ING Group. Dan pada tahun 2001-2003 pernah menjabat sebagai Sales Team Leader, Postbank dan pada 2003-2007 pernah menjabat sebagai Vice President & Executive Officer Bancassurance abd New Business Strategy ING Life Korea.

Jan pernah menjabat sebagai direktur Allianz life sejak 2017 yang sampai saat ini telah mengikuti perkembangan dan pertumbuhan Allianz menjadi salah satu perusahaan asuransi yang sangat bagus dan terkenal di dunia. Di Indonesia sendiri, Allianz merupakan salah satu dari sekian banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang terbaik dan sangat tepat untuk Anda jadikan sebagai pilihan jika Anda sedang mencari produk asuransi yang sekiranya akan memberikan banyak manfaat dan perlindungan yang lengkap.

TENTANG PADI UMKM, PLATFORM DIGITAL INISIASI KEMENTERIAN BUMN

Pasar Digital (PaDi) UMKM adalah platform yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN sinergi bersama BUMN untuk memonitor kontribusi BUMN terhadap UMKM di seluruh Indonesia. Fitur PaDi UMKM meliputi Control Tower Dashboard yang menjadi pusat data dan informasi real time UMKM Indonesia, PaDi UMKM B2B yaitu Pasar Digital bagi BUMN untuk berbelanja langsung ke UMKM dengan konsep B2B, PaDi UMKM B2C yang membantu UMKM untuk mengakses pasar B2C lewat berbagai marketplace secara terpusat, dan PaDi UMKM Financing yang membantu pengembangan UMKM melalui fasilitas pembiayaan.

Latar Belakang PaDi UMKM yang dikutip dari Website mereka yaitu, Jumlah UMKM di Indonesia setiap tahun semakin bertambah, menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, jumlah UMKM mencapai angka 64 juta dan didominasi oleh usaha berskala mikro. (sumber: http://www.depkop.go.id/data-umkm).

Sayangnya hingga awal tahun 2020, produk lokal dari UMKM yang dipasarkan di e-commerce masih kurang dari 10%. Meski saat ini e-commerce menyumbang kurang dari 1% pertumbuhan ekonomi Indonesia, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan memperkirakan kontribusi e-commerce bisa mencapai dua kali lipat terhadap PDP dalam lima tahun ke depan.

Pemerintah juga masih belum memiliki bank data yang valid untuk memetakan UMKM Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan ketepatan data pemberian subsidi pada UMKM. Padahal UMKM masih menjadi penopang perekonomian yang membuka 96,87% lapangan kerja di Indonesia. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, juga menyatakan bahwa UMKM menjadi tulang punggung dan andalan dalam menggerakkan ekonomi domestik pada masa pandemi Covid-19.

Tingginya potensi UMKM dalam menjadi roda utama penggerak ekonomi bangsa di berbagai situasi ekonomi, membuat Kementerian BUMN dan seluruh BUMN bersinergi untuk membangun platform yang dapat menggerakkan ekosistem UMKM secara digital dan sistematis dalam skala nasional berkelanjutan. Untuk itulah PaDi UMKM hadir. PaDi UMKM dan fitur-fitur di dalamnya, didesain untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan UMKM secara sistematis di era digital, pada skala nasional maupun global.

Pengadaan barang dan jasa BUMN yang tersedia dalam platform digital ini akan dikemas secara lengkap dan transaparan. Beberapa Fitur PaDi UMKM seperti Control Tower Dashboard yang dimana menyajikan informasi terkait UMKM dan pembelanjaan BUMN terhadap UMKM yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah dan Kementerian BUMN sebagai dasar analisa untuk penentu kebijakan.

Perlu diketahui, PaDi UMKM terdapat dua macam yaitu PaDi UMKM B2B yang merupakan platform untuk mempertemukan BUMN dengan produk lokal berkualitas milik BUMN yang dapat ditransaksikan secara B2B. Selanjutnya, PaDi UMKM B2C yang mana membantu UMKM baik binaan BUMN maupun UMKM mandiri untuk mengakses pasar B2C melalui berbagai marketplace dengan pengelolaan produk dan transaksi yang terpusat. Kemudian PaDi UMKM juga memiliki PaDi UMKM Financing yang merupakan fitur pengajuan modal pinjaman bisnis yang dapat membantu UMKM untuk berkembang dan meningkatkan kapabilitas.

Mengenal Lebih Dekat Dengan AXA Mandiri

Di Internet sekarang ini sedang ramai orang berdiskusi tentang perusahaan investasi yang menurut mereka merupakan perusahaan investasi penipu. Dari sekian banyak nama perusahaan investasi yang disebutkan, salah satunya adalah AXA Mandiri. Cukup aneh rasanya mengetahui masih ada orang yang menganggap AXA Mandiri penipu padahal sudah banyak contoh nyata yang membuktikan bahwa AXA Mandiri merupakan salah satu penyedia asuransi terbaik di negeri ini.

Yang menarik adalah, anggapan tersebut bukan berasal dari mereka yang memiliki produk-produk dari AXA Mandiri, sehingga pada dasarnya mereka yang beranggapan demikian, tidaklah memiliki pengetahuan yang cukup terkait AXA Mandiri itu sendiri. Itulah sebabnya pengenalan lebih jauh terkait AXA Mandiri kiranya perlu disampaikan agar tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat terhadap AXA Mandiri.

AXA Mandiri sendiri merupakan salah satu perusahaan Investasi besar di Indonesia yang sudah ada sejak tahun 2004. Hal tersebut jelas membuktikan bahwa AXA Mandiri sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia asuransi tanah air dan tentu saja telah melayani jutaan orang dengan berbagai produk asuransi yang ditawarkan. Pada awalnya AXA Mandiri memang hanya menawarkan produk asuransi jiwa saja, tetapi karena kepercayaan konsumen yang semakin tinggi dan banyaknya permintaan untuk melebarkan sayap ke produk asuransi lainnya maka sejak tahun 2011 akhirnya hal tersebut dapat AXA Mandiri wujudkan.

Dibalik besarnya AXA Mandiri, ada PT Bank Mandiri dan National Mutual International yang merupakan pemilik bersama. Kredibilitas kedua perusahaan tadi jelas tidak perlu diragukan sehingga begitupun dengan AXA Mandiri. Apalagi Visi dari Axa Mandiri yaitu memberdayakan masyarakat dalam mempunyai kualitas hidup lebih baik. Berangkat dari Visi tersebutlah kiranya yang menjadikan AXA Mandiri terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya.

Sejauh ini setidaknya komitmen untuk mewujudkan visi tadi telah berupaya dicapai dengan menyediakan beberapa produk asuransi inovatif seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dana pendidikan, asuransi penyakit kritis, dana hari tua, serta tak ketinggalan dana pensiun. Dengan produk-produk asuransi yang lengkap itu maka jelas masyarakat akan benar-benar terbantu mempersiapkan kehidupannya di masa depan bersama AXA Mandiri.

Untuk semakin memperkuat dukungan terhadap masyarakat yang telah memiliki produk-produk AXA Mandiri, telah ada lebih dari 2 ribu financial advisor alias penasihat finansial yang tersebar di seluruh wilayah. Belum lagi dengan adanya lebih dari 450 telesales dan corporate sales officer yang dapat menjangkau masyarakat yang belum mengenal AXA Mandiri.

Bagi pembaca sekalian yang masih percaya bahwa AXA Mandiri penipu, maka kiranya harus mengetahui fakta bahwa AXA Mandiri telah beberapa kali mendapatkan penghargaan bergengsi. Tentu amat sangat tidak mungkin suatu perusahaan penipu bisa meraih penghargaan bergengsi karena tentunya ada standar tinggi yang harus dicapai.

Penghargaan yang dimaksud diantaranya Indonesia Trusted Company yang telah didapatkan selama empat kali berturut-turut, contact center service excellent dan best sharia award. Dilihat dari penghargaan yang diterima bahwa bukan hanya sekali, jelas menunjukkan betapa terjaminnya menjadi klien dari AXA Mandiri. Apalagi AXA Mandiri juga sudah merupakan perusahaan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan alias OJK.

Setelah mengetahui informasi di atas, semoga pembaca sekalian dapat lebih paham tentang AXA Mandiri dan tentu saja dapat menghilangkan anggapan negatif tentangnya. Karena seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa anggapan negatif tentang AXA Mandiri justru datang dari mereka yang sama sekali tidak pernah menjadi bagian dari AXA Mandiri.