Air Putih Diminum Jangan Tunggu Haus, Ini Alasannya!

Halo Bunda, sudah berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? Seperti yang kita ketahui, rata-rata komposisi air dalam tubuh kita ini mengandung air. Bahkan untuk orang dewasa, 60-65% tubuh mengandung air, sementara komposisi air dalam tubuh bayi 80%.

Maka tak mengherankan jika setiap harinya, kebutuhan air setiap individu harus terpenuhi. Salah satunya, tentu saja dengan cara mengonsumsi air putih.

Faktanya, tidak semua air putih baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itulah, Parents perlu waspada dan lebih jeli memilih air yang sehat untuk keluarga.

Minum air putih

https://tap-assets-prod.dexecure.net/wp-content/uploads/sites/24/2019/03/air-putih-1-1.jpg

Hal ini pun ditegaskan oleh dr. Boy Abidin Sp.Og, ia memaparkan bahwa air putih memiliki peran yang sangat penting untuk kesehatan.

“Cairan tubuh itu sangat penting untuk kesehatan tubuh, alasannya tentu saja karena tidak terlepas dari komposisi tubuh kita itu komposisinya memang air. Air merupakan sarana transportasi di dalam tubuh untuk mengirimkan zat-zat gizi ke semua sel. Kebayang tidak, bagaimana jika tubuh kurang cairan? Jarang minum air putih?”

Dokter kandungan ini juga mengingatkan, bahwa idealnya mengonsumi air putih sebelum merasa haus. “Kalau sudah haus, itu tanda-tandanya sudah mulai dehidrasi. Kalau sudah merasakan haus, baru minum, sebenarnya sudah terlambat. Karena tubuh memiliki mekanisme, jika merasakan kekurangan seperti kekurangan cairan, tubuh akan teriak atau memberi tanda, seperti salah satunya dengan merasakan haus.”

Oleh karena itulah, kecukupan cairan dengan mengonsumsi air putih yang cukup perlu terpenuhi dengan baik. Kebutuhan air putih pada setiap individu tentu saja berbeda satu sama lain.

Umumnya, pria akan memiliki kebutuhan air lebih banyak dibandingkan wanita. Kebutuhan air anak-anak akan lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Sedangkan usia lanjut cukup mengonsumsi 1 – 1.5 Liter/hari.

Sementara orang dewasa membutuhkan sekitar 2 – 3 Liter air per hari nya. Kebutuhan air pada wanita hamil dan menyusui memiliki porsi tersendiri.

Bagaimana dengan anak-anak?

air putih

Ternyata kebutuhan cairan yang bisa didapatkan lewat mengonsumsi air putih untuk anak sudah berusia lebih dari satu tahun, maka perlu disesuaikan dengan angka kecukupan gizi 2013 yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, yaitu:

* 1-3tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1200 ml (4-5 gelas) per hari.
* 4-6 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1500 ml (6 gelas) per hari.
* 7-9 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1900 ml (7-8 gelas) per hari.
* 10-18 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 2000 ml (8 gelas) per hari.

dr. Boy Abidin juga menegaskan, para orangtua perlu lebih jeli memilih air putih yang bisa dikonsumsi keluarga. Jangan sampai air putih yang diberikan sudah terkontaminasi atau sudah tercemar.

Seperti yang sudah direkomendasikan Kementrian Kesehatan tahun 2010, air yang bisa dikonsumsi memiliki beberapa syarat. Tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasam dan tentu saja tidak mengandung bahan kimia atau telah tercermar dengan radioaktif.

“Efeknya memang tidak didirasakan dalam jangan waktu yang cepat. Tapi beberapa tahun ke depan. Bila anak minum air putih yang tidak sesuai sebenarnya bisa berisiko sebabkan diare.

Dalam jangka waktu yang lebih panjang juga bisa berisiko sebabkan penyakit lainnya,” tutur. dr. Boy yang ditemui di acara peluncuran Cuckoo, produk pemurni air yang bebas kontaminasi, yang diadakan di Cohive D.Lab, Menteng.

Manfaat minum air putih

air putih 2

Ada berbagai manfaat minum air putih yang sangat baik untuk kesehatan:

1. Air minum membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh
Tubuh Anda terdiri dari sekitar 60% air. Fungsi cairan tubuh ini termasuk pencernaan, penyerapan, sirkulasi, pembuatan air liur, transportasi nutrisi, dan pemeliharaan suhu tubuh.

“Melalui kelenjar pituitari posterior, otak Anda berkomunikasi dengan ginjal Anda dan memberi tahu seberapa banyak air untuk dikeluarkan sebagai urin atau disimpan sebagai cadangan,” kata Guest, yang juga seorang profesor kedokteran di Universitas Stanford.

2. Air dapat membantu mengontrol kalori
Selama bertahun-tahun, pelaku diet telah minum banyak air sebagai strategi penurunan berat badan. Meskipun air tidak memiliki efek magis pada penurunan berat badan, tetapi bila menggantinya dengan minuman berkalori lebih tinggi tentu hal ini bisa membantu.

Makanan dengan kadar air tinggi cenderung terlihat lebih besar, volumenya lebih tinggi membutuhkan lebih banyak mengunyah, dan diserap lebih lambat oleh tubuh sehingga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Adapun makanan kaya air termasuk buah-buahan, sayuran, sup berbasis kaldu, oatmeal, dan kacang-kacangan.

3. Air membantu menyehatkan otot
Sel-sel yang tidak dapat mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolitnya dapat menyusut menimbulkan kelelahan otot. “Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang memadai, mereka tidak bekerja dengan baik dan kinerja dapat menderita,” kata Guest.

4. Air membantu menjaga kulit terlihat baik
Kulit Anda mengandung banyak air dan berfungsi sebagai pelindung untuk mencegah kehilangan cairan yang berlebihan.

“Dehidrasi membuat kulit Anda terlihat lebih kering dan kusut, yang dapat diperbaiki dengan hidrasi yang tepat,” katanya. “Tapi begitu kau cukup terhidrasi, ginjal mengambil alih dan mengeluarkan kelebihan cairan.”

Anda juga dapat membantu “mengunci” kelembaban di kulit Anda dengan menggunakan pelembab yang menciptakan penghalang fisik untuk menjaga kelembapan.

5. Air membantu ginjal tetap sehat
Cairan tubuh mengangkut produk limbah masuk dan keluar sel. Toksin utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, limbah yang larut dalam air yang mampu melewati ginjal untuk diekskresikan dalam urin, jelas Guest.

“Ginjal Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk membersihkan dan membersihkan tubuh dari racun selama asupan cairan Anda memadai,” ujarnya.

Ketika Anda mendapatkan cairan yang cukup, air seni mengalir dengan bebas, berwarna terang dan bebas bau. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan cukup cairan, konsentrasi urin, warna, dan bau meningkat karena ginjal memerangkap cairan tambahan untuk fungsi tubuh.

Jika Anda minum terlalu sedikit secara kronis, Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena batu ginjal, terutama di daerah beriklim hangat seperti Indonesia.

6. Air membantu menjaga fungsi usus tetap regular
Hidrasi yang adekuat menjaga hal-hal mengalir di sepanjang saluran pencernaan Anda dan mencegah sembelit. Ketika Anda tidak mendapatkan cukup cairan, usus besar menarik air dari tinja untuk menjaga hidrasi – dan hasilnya adalah sembelit.

“Cairan dan serat yang adekuat adalah kombinasi yang sempurna, karena cairan memompa serat dan bertindak seperti sapu untuk menjaga usus Anda berfungsi dengan baik,” kata Koelemay.

Apa Jadinya Jika Label Nutrisi Ada Di Kemasan Depan Makanan?

Saat sebagian orang melewati lorong makanan di swalayan dan ada produk yang menarik perhatiannya, kemungkinan besar mereka akan memasukkannya ke troli. Sebagiannya lagi mungkin akan meluangkan waktu untuk memutar kemasan makan.

Mereka akan melihat lebih dulu informasi nutrisi yang terkandung di dalam makanan tersebut. Pernahkan membayangkan, apa jadinya apabila rincian nutrisi dari sekantong keripik kentang ada di bagian depan bungkusnya, bukan di bagian belakangnya?

Mungkinkah peralihan ke pelabelan front of package (FOP) diyakini bisa membuat Anda berhenti dan membaca informasi nutrisi terlebih dulu sebelum membelinya. Sebuah studi baru dari North Carolina State University menganalisis data selama 16 tahun pada puluhan ribu produk, seperti energy bar dan sup. Penelitian memeriksa secara dekat dampak label FOP pada produk makanan individu dan kategori makanan yang lebih besar.

Bagaimana tepatnya studi ini bekerja? Peneliti melihat makanan yang menyertakan pelabelan nutrisi FOP gaya Fact Up Front. Anda mungkin tidak mengetahui hal ini, tapi sebenarnya ini adalah program sukarela yang diikuti oleh banyak perusahaan di industri makanan.

Produsen yang berpartisipasi dalam program tersebut mencantumkan kalori, lemak jenuh, gula, dan natrium per ukuran sajian produk makanan mereka di bagian depan kemasan makanan. Bukan di bagian belakang.

Para peneliti mengevaluasi setidaknya satu produk makanan per kategori makanan tertentu sebelum dan setelah label FOP diadopsi. Mereka mencatat ada beberapa perubahan ketika menghitung kandungan nutrisi produk menggunakan sistem Profil Gizi.

Mereka menemukan merek premium dengan lini produk yang lebih sempit sebenarnya lebih meningkatkan kualitas gizi makanan dibandingkan merek nonpremium dalam kategori yang sama. Produk dalam kategori yang sering kali tidak sehat seperti makanan ringan mendapat respons besar.

Secara keseluruhan, ada pengurangan 13 persen kalori, lemak jenuh, dan gula, serta pengurangan natrium sebesar 4 persen dalam kategori makanan yang mengadopsi label FOP.

Temuan kunci ini menunjukkan label nutrisi yang sangat terlihat mungkin saja menyebabkan perubahan besar menuju pola makan yang lebih sehat. Perusahaan makanan besar ingin produk makanan mereka menjadi yang paling sehat karena konsumen akan melihat informasi ini pada pandangan pertama.

Jadi jika secara keseluruhan pilihan yang lebih sehat ditawarkan untuk memulai, ini secara alami akan menyebabkan orang pada umumnya makan lebih baik.
“Kami ingin tahu apakah perusahaan makanan menanggapi peningkatan minat publik pada makanan yang lebih sehat,” kata Rishika Rishika, salah satu penulis studi dan profesor pemasaran di Poole College of Management, North Carolina State University, seperti dilansir di laman Yahoo Health, Kamis (1/10).

“Bagi konsumen, kami menemukan bahwa kehadiran label FOP pada kemasan secara umum berarti bahwa produk tersebut memiliki profil nutrisi yang lebih baik daripada produk pesaing yang tidak memiliki label FOP,” kata dia.

Ini adalah program sukarela, jadi tidak semua perusahaan makanan di luar sana terdaftar, tapi akan menarik untuk melihat apakah ini menjadi norma baru.

Amlodipine Besylate

Mekanisme Kerja

Farmakodinamika

Amlodipine merupakan suatu penghambat influx ion kalsium (slow channel blocker atau antagonis ion kalsium) dan menghambat influx transmembran dari ion-ion kalsium ke dalam jantung dan otot halus vaskular. Mekanisme kerja antihipertensi dari amlodipine didasarkan pada efek relaksan langsung pada otot-otot halus vaskular. Mekanisme yang pasti tentang bagaimana amlodipine meredakan angina belum sepenuhnya ditetapkan tetapi amlodipine menurunkan beban ischemic total melalui dua cara, yaitu:

  • Amlodipine memperlebar arteriola periferal dan dengan demikian, menurunkan hambatan periferal total (afterload) terhadap kerja jantung. Karena kecepatan jantung tetap stabil, beban jantung menjadi berkurang sehingga menurunkan konsumsi energi myocardial dan oksigen.
  • Mekanisme kerja amlodipine kemungkinan juga menyangkut dilatasi dari arteri koroner utama dan arteriola koroner, baik dalam keadaan normal maupun ischemic. Dilatasi ini meningkatkan pengiriman oksigen myocardial pada pasien-pasien yang mengidap kejang arteri koroner (Prinzmetal’s atau variant angina).

Pemberian dosis sekali sehari pada pasien-pasien hipertensi dapat menurunkan tekanan darah selama 24 jam. Karena mula kerja amlodipine yang lambat, tidak menyebabkan hipotensi akut.

Farmakokinetika

Absorpsi

Setelah pemberian oral dari suatu dosis terapeutik, amlodipine diabsorpsi dengan baik, dengan level darah puncak antara 6-12 jam setelah pemberian obat. Bioavailability absolut diperkirakan antara 64-80%. Volume distribusi sekitar 21 l/kg. Absorpsi dari amlodipine tidak dipengaruhi oleh asupan makanan.

Biotransformasi/eliminasi

Waktu paruh eliminasi plasma terminal adalah sekitar 35-50 jam dan tetap konsisten dengan dosis sekali sehari. Level plasma yang tetap, dicapai setelah 7-8 hari sejak pemberian obat secara berurutan. Amlodipine secara luas diabsorpsi oleh hati menjadi metabolit inaktif di mana 10% berupa komponen utama dan 60% metabolit diekskresikan bersama urine.

Indikasi

Indikasi terapeutik

Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan hipertensi dan dapat digunakan sebagai obat tunggal untuk mengontrol tekanan darah pada kebanyakan pasien. Pasien-pasien yang tidak cukup dikontrol hanya dengan satu obat antihipertensi mungkin mendapat keuntungan tambahan dari diberikannya amlodipine, yang digunakan dalam kombinasi dengan diuretik thiazide, obat penghambat beta adrenoceptor, atau penghambat ACE.

Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan awal iskemia myocardial, baik disebabkan oleh obstruksi tetap (angina stabil) dan/atau vasospasm/ vasoconstriction (Prinzmetal’s atau variant angina) dari vasculature koroner.

Amlodipine dapat digunakan jika suatu paparan klinis menyarankan komponen vasospastic/vasoconstrictive, tetapi hal ini hanya dapat dilakukan jika vasospastic/vasoconstrictive, belum pernah ditetapkan. Amlodipine dapat digunakan secara tunggal sebagai monoterapi, atau dalam kombinasi dengan obat-obat antiangina lain pada pasien yang mengidap angina, yang menolak terhadap nitrat atau dosis yang memadai dari beta blocker.

Dosis

Pada hipertensi, dosis awal yang biasa diberikan adalah amlodipine 5 mg sekali sehari dan dapat ditingkatkan maksimum 10 mg tergantung pada respon individu dan beratnya penyakit.

Individu-individu yang mempunyai ukuran tubuh kecil, mudah terluka atau usia lanjut, atau pasien-pasien yang mengidap penyakit liver, dimulai dengan dosis 2,5 mg sekali sehari dan dosis ini digunakan ketika menambahkan amlodipine kepada terapi antihipertensi lain.

Kebanyakan pasien yang mengidap hipertensi diberi 5 mg/hari dan tidak perlu dinaikkan dosisnya. Untuk yang memerlukan dosis yang lebih tinggi, amlodipine dapat dinaikkan sampai 7,5 mg/hari dengan maksimum dosis 10 mg/hari.

Dosis yang direkomendasikan untuk angina vasospastic atau kronis yang stabil adalah 5-10 mg, dengan dosis terendah yang disarankan untuk usia lanjut dan pasien yang mengidap insufficiency hati.

Tidak ada penyesuaian dosis amlodipine sehubungan dengan pemberian bersamaan dengan diuretik thiazide, beta blocker, dan penghambat ACE.

Penggunaan pada anak

Tidak ada pengalaman penggunaan pada anak.

Overdosis

Pada manusia, pengalaman dengan overdosis intensional terbatas. Kuras lambung diperlukan pada beberapa kasus. Data yang tersedia memperlihatkan bahwa peningkatan overdosis dapat terjadi pada vasodilatation periferal yang berlebihan dengan kemudian ditandai dan mungkin memperpanjang hipotensi systemic. Hipotensi yang signifikan secara klinis akibat overdosis amlodipine memerlukan dukungan   kardiovaskular aktif termasuk monitoring secara berkala terhadap fungsi jantung dan pernapasan, elevasi tangan dan kaki, dan memperhatikan sirkulasi volume cairan serta keluaran urine. Suatu vasoconstrictor membantu dalam penyimpanan kembali tone vaskular dan tekanan darah, tidak ada kontraindikasi pada penggunaannya. Kalsium glukonat yang diberikan secara intravena menguntungkan dalam menghambat efek dari calcium channel blockade. Karena amlodipine terikat secara baik dengan protein, dialisis tidak menguntungkan.

Peringatan dan Perhatian

  • Penggunaan pada pasien yang mengidap kerusakan fungsi hati

Seperti semua antagonis kalsium, waktu paruh amlodipine diperpanjang pada pasien yang mengidap kerusakan fungsi hati dan dosis yang direkomendasikan belum ditetapkan. Oleh karena itu, pemberian obat ini harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Penggunaan pada pasien gagal ginjal

Amlodipine secara luas dimetabolisme menjadi metabolit-metabolit inaktif di mana 10%-nya diekskresikan bersama urine dalam bentuk tidak berubah. Perubahan-perubahan pada konsentrasi plasma dari amlodipine tidak berkorelasi dengan tingkat kerusakan ginjal. Amlodipine dapat digunakan  pada beberapa pasien dengan dosis normal.

  • Penggunaan pada pasien gagal jantung kongestif

Secara umum, calcium channel blockers digunakan dengan hati-hati pada pasien gagal jantung.

  • Penggunaan pada pasien usia lanjut

Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai konsentrasi puncak plasma dari amlodipine adalah sama pada subjek usia lanjut maupun usia muda. Bersihan amlodipine cenderung menurun dengan meningkatnya AUC dan eliminasi, waktu paruh pada pasien usia lanjut. Amlodipine diberikan pada dosis yang sama baik untuk pasien usia lanjut maupun usia muda, dan ditoleransi dengan baik. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk dilakukan pembagian dosis.

  • Kehamilan dan laktasi

Keamanan penggunaan amlodipine pada wanita hamil atau yang sedang menyusui belum diketahui. Penggunaan pada masa kehamilan hanya direkomendasikan jika tidak ada alternatif lain yang lebih aman dan ketika penyakit itu sendiri menjadi lebih berisiko bagi ibu dan janin.

  • Efek pada kemampuan untuk mengemudi dan mengoperasikan mesin

Tidak ada data.

Efek Samping

Amlodipine ditoleransi dengan baik. Pada pasien-pasien yang mengidap hipertensi atau angina, efek samping yang paling umum terobservasi adalah sakit kepala, edema, fatigue, mengantuk, mual, nyeri perut, kemerahan, palpitation, dan pusing. Efek samping yang paling sedikit terobservasi secara umum, yaitu asthenia, dispepsia, dyspnea, gingival hyperplasia, kejang otot, pruritus, myalgia, ruam, gangguan penglihatan, dan jarang terjadi eritema multiforme.

Seperti calcium channel blockers lainnya, efek samping berikutnya jarang dilaporkan dan tidak dapat dikenali dari penyakit dasar: myocardial infarction, arrhythmia (termasuk tachycardia ventrikular dan fibrilasi atrial), dan nyeri dada.

Kontraindikasi

Amlodipine merupakan kontraindikasi pada pasien-pasien yang diketahui sensitif terhadap dihydropyridine.

Interaksi Obat

  • Amlodipine dapat diberikan bersama-sama dengan diuretik thiazide, alfa blocker, beta blocker, penghambat ACE, nitrat dengan waktu kerja yang panjang, nitroglycerin sublingual, antiinflamasi nonsteroid, antibiotik, dan obat-obat oral hypoglycemic.
  • Pemberian bersama-sama amlodipine dengan digoxin tidak mengubah kadar digoxin dalam serum atau bersihan ginjal digoxin pada manusia sehat, dan bahwa pemberian bersama-sama dengan cimetidine tidak mengubah farmakokinetika dari amlodipine.
  • Amlodipine tidak memengaruhi ikatan protein pada digoxin, phenytoin, warfarin, atau indometacin.
  • Pemberian bersama-sama amlodipine dan warfarin tidak mengubah efek warfarin terhadap waktu respon protrombin.

Penyimpanan

Simpan di bawah 30ºC.

Kemasan dan Nomor Registrasi

Amlodipine Besylate 5 mg tablet, kotak 3 blister @ 10 tablet.

No. Reg. GKL0820935510A1

Amlodipine Besylate 10 mg tablet, kotak 3 blister @ 10 tablet.

No. Reg. GKL0820935510B1

Diproduksi oleh: PT Indofarma, Bekasi – Indonesia.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Awas! Bahayanya Minum Air Putih

AIR PUTIHmerupakan minuman yang memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan. Selain untuk menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun, Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkan air untuk hidup sehat, di mana air dibutuhkan untuk keseimbangan proses metabolisme tubuh yang sangat tergantung pada asupan cairan ke dalam tubuh. Bila jumlahnya tidak seimbang dengan pengeluaran, maka akan mengalami gangguan ataupun dehidrasi. Air menjadi kebutuhan utama bagi tubuh, karena tubuh kita sebagian besar tersusun oleh air. Rata-rata tiap orang memiliki 60% air dari berat tubuhnya. Semua sistem di dalam tubuh tergantung oleh air. Sebagai contoh, air akan membilas racun dari organ vital, membawa nutrisi ke sel tubuh sehingga manfaat air putih juga dapat membantu menjaga kelembaban bagi jaringan telinga, hidung dan tenggorokan.

Dalam tulisan ini saya ingin menginformasikan mengenai perbedaan pendapat/pandangan mengenai manfaat air putih jika kita konsumsi terlalu banyak. (saya hanya menyampaikan informasi ini dari beberapa sumber yang saya browsing di internet)

Sekilas Tentang Terapi Air Putih

Sebagaimana kita ketahui bahwa ada sebuah metode terapi yang menggunakan air putih sebagai media nya. Sekilas saya akan bahas menganai cara dan manfaat terapi air putih.

Cara Terapi air Putih

1.Pagi hari ketika anda baru bangun tidur ( bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai “usha paana chikitsa”. Setelah itu anda boleh mencuci muka.

2.Hal sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini.

3.Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya.

4.Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.

Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tetapi setelah beberapa lama, akan normal kembali.

Adapun manfaat dari terapi ini adalah :

Membantu Mengendalikan Kalori Bagi mereka yang pernah mencoba beragam cara diet sehat pasti pernah mendengar kebiasaan minum air putih/terapi air putih sebagai cara untuk menurunkan berat badan. Air putih dapat dijadikan pengganti minuman berkalori tinggi sehingga membantu program diet. Membantu Membangkitkan Otot Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit, akan mengakibatkan kelelahan pada otot. Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang cukup, mereka tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya berkurang. Membuat Kulit Bercahaya Salah satu cara menjaga kelembaban kulit adalah dengan mengonsumsi air putih. Minum cukup air tidak hanya menjaga kelembaban kulit sehingga tidak tampak kering dan kusam, namun juga dapat membantu membuang racun di dalam tubuh sehingga kulit senantiasa terjaga kesehatannya. Memelihara Fungsi Ginjal Cairan tubuh merupakan media yang berguna untuk mentransportasi sisa atau limbah untuk keluar dan masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan diekresikan dalam bentuk urin. Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urin akan mengalir bebas, jernih dan bebas bau dan sebaliknya jika kekurangan air maka konsentrasi urin, warna dan bau akan kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila minum sedikit air maka orang akan berisiko mengalami batu ginjal. Mempertahankan Fungsi Usus Asupan cairan yang cukup akan membuat makanan yang melewati saluran cerna dapat mengalir lancar dan mencegah terjadinya konstipasi. Ketika tubuh tidak punya cukup cairan maka usus akan menyerap cairan dari feses untuk tetap menjaga hidrasi sehingga hal ini dapat menyebabkan gangguan buang air besar. Manfaat terapi air putih akan sangat terasa jika kita menjalankannya terutama bagi yang sedang bermasalah dengan masalah pencernaan.

Memanfaatkan terapi air putih tidaklah sulit dan tanpa efek samping. Namun bagi yang menjalankan terapi air putih tentunya akan sering buang air kecil atau kencing. Berikut beberapa khasiat dari terapi air putih.

Tapi setelah saya membacasalah satu tulisan di informasitips.com saya menjadi bingung, karena judul dalam tulisan tersebut

“ Awas Bahaya !! Jangan Terlalu Banyak Minum Air Putih ! “

Dalam tulisan tersebut dikatakan bahwa :

Terlalu Banyak Minum Air Putih sebabkan Dua Hal

1.Mengonsumsi banyak air putih lebih dari yang dibutuhkan akanmeningkatkan total volume darah. Volume darah yang meningkat padasistem pembuluh darah yang tertutup akan membuat kerja jantung danpembuluh darah akan meningkat seiring dengan meningkatnya tekananpada sistem pembuluh darah yang tertutup itu.

2.Jumlah air yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh akan meningkatkan kerja ginjal dari yang seharusnya. Ginjal akanmemfilter/menyaring setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh, berbedadengan pipa air dimana semakin banyak air yang mengalir maka pipatersebut akan semakin bersih. Namun pada ginjal, hal tersebut tidakberlaku, malah beban ginjal akan semakin meningkat dengan banyaknyaair yang harus disaring melalui glomerulus. Bahkan, glomerulus dapat rusak sebagai akibat dari menyaring banyaknya cairan yang tidak seharusnya diperlukan oleh tubuh, glomerulus bekerja ekstra keraskarenanya. Sistem filtrasi di ginjal harus tetap mempertahankanjumlah air (di dalam tubuh) pada tingkat yang aman yang memang diperlukan oleh tubuh, kelebihan cairan sebagai akibat daribanyaknya konsumsi air harus dibuang dari tubuh.

Selain dua hal di atas, minum air putih berlebihan dapat menyebabkan munculnya keadaan fatal yang disebut hiponatraemia. Hiponatraemia adalah suatu keadaan dimana kadar garam di dalam darah (dalam hal ini Natrium) lebih rendah daripada yang seharusnya. Secara normal konsentrasi natrium di dalam darah berkisar antara 135 sampai dengan 145 milimol per liter, namun pada keadaan hiponatraemia konsentrasi garam kurang dari 135 milimol per liter. Keadaan yang parah dari kondisi hiponatraemia dapat menyebabkan intoksikasi air yang memiliki gejala antara lain sakit kepala.

Keadaan hiponatraemia yang disebabkan oleh jumlah air yang meningkat di dalam pembuluh darah membuat ginjal tak mampu mengeluarkan kelebihan air tersebut secara cepat. Akibatnya, air yang berlebih itu akan masuk ke dalam sel-sel tubuh. Sel-sel tubuh yang menerima kelebihan air akan mengalami pembengkakan. Sel-sel tubuh yang membengkak tersebut tidak akan mengalami kesulitan untuk mengembang akibat air yang diterimanya, karena masih memiliki ruang di sekitar sel-sel tersebut. namun, hal tersebut berbeda dengan sel otak. Sel-sel otak terkurung dalam tulang tengkorak yang keras dan tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengembang ketika menerima kelebihan air. Jika kelebihan air tersebut sampai memasuki sel-sel otak dan sel otak mengalami pembengkakan, seperti sel-sel tubuh lainnya, maka yang terjadi selanjutnya dapat dipastikan adalah bencana. Tubuh akan mengalami kejang, koma, system pernapasan terhenti, batang otak mengalami herniasi dan akhirnya berujung pada kematian.

Aturan minum air putih yang benar

Anjuran agar minum air putih yang banyak namun tidak boleh juga sampai terlalu berlebihan membuat kita seperti dihadapkan pada dua hal yang bertentangan. Tentu pada akhirnya hal tersebut membuat kita menjadi bingung. Lalu anjuran minum air putih yang benar itu seperti apa sih?

  • Minumlah air putih secukupnya dan sewajarnya (tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak)
  • Yang dikatakan terlalu banyak dan berlebihan itu seberapa sih ? Terkait berbagai dampak fatal yang terjadi pada perlari marathon akibat terlalu banyak minum air putih, /International Marathon Medical Directors Association (IMMDA)/ menyarankan agar kita mengkonsumsi air minum saat kita merasa haus dan dahaga. Konsumsilah air minum secukupnya dan tidak berlebihan, yaitu tidak lebih dari 0.03 liter per kg berat badan. Jadi, misalnya seseorang memiliki berat badan 50 kg, konsumsi air minum yang diperbolehkan untuk orang tersebut adalah tidak lebih dari 1.5 liter per hari. Rekomendasi ini menjadi sangat logis, karena berat badan seseorang tentunya berpengaruh pada jumlah kebutuhan air yang harus diminumnya perhari. Orang yang lebih gemuk (berat badan lebih besar) tentunya membutuhkan air dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan orang yang kurus.
  • Bila kita sering mendengar anjuran untuk mengkonsumsi air sebanyak 2 liter perhari, itu bukan berarti semua kebutuhan air yang diperlukan tubuh harus berasal dari air putih. Dua liter yang dianjurkan tersebut bisa juga termasuk dari makanan atau minuman yang banyak mengandung air, misalnya sup, air susu, buah, atau jenis makanan dan minuman lainnya yang mengandung air.
  • Aturan minum 2 liter perhari berlaku bagi orang sehat. Sementera untuk penderita ginjal tentulah harus dibatasi, tidak boleh minum air putih terlalu banyak, karena akan semakin memperberat kerjA ginjalnya.
  • Minumlah air putih secara bertahap, jangan sekaligus dalam satu waktu. Contohnya, 1 gelas setelah bangun tidur, dilanjutkan 1 gelas sebelum dan sesudah sarapan, kemudian 1 gelas sebelum dan sesudah makan siang, satu gelas sebelum dan sesudah makan malam, dan 1 gelas sebelum tidur.

Untuk itu, agar sehat minumlah air putih sewajarnya, secukupnya, dan secara bertahap (tidak langsung banyak sekaligus dalam satu waktu).

Nah looooo… !!!!!! bingung kan membacanya, satu pihak mengatakan bahwa dianjurkan untuk meminum air putih sebanyak mungkin, tapi lain pihak berpendapat bahwa kalau minum air putih harus secukupnya sesuai dengan porsi tubuh kita.

Kalau saya lebih baik menganut minum air putih secukupnya (Dan dalam agama yang saya anut juga mengatakan segala sesuatu itu tidak boleh berlebihan, harus secukupnya), karena saya sudah mencoba melakukan terapi air putih dengan segala yang dianjurkan dan walhasil saya tidak pernah mampu meminum air sebanyak 1,5 L dalam sekali minum, dan satu lagi yang penting diketahui bahwa terapi air putih hanya boleh dilakukan oleh orang yang sehat, tidak mengalami gangguan organ tubuh.

Demikian tulisan saya yang saya ambil dari beberapa sumber di internet, saya hanya menyampaikan dua pendapat yang sangat bertentangan dan mungkin dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

Apa Saja Manfaat Mengonsumsi Sayuran Hidroponik Dan Organik?

Seiring dengan semakin populernya tren gaya hidup sehat, semakin banyak orang yang memperhatikan pola makannya dan mulai mengonsumsi berbagai sayuran sehat. Tanaman sayur hidroponik dan organik pun semakin populer saat ini. Karena itulah banyak supermarket yang memberi label ‘organik’ pada sayuran atau makanan tertentu.

Tanaman sayur hidroponik dan organik dipercaya lebih aman dan sehat bagi tubuh. Tapi apakah benar demikian? Apa yang membedakan sayuran sehat biasa dengan sayuran sehat dari hasil tanaman hidroponik dan organik? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Tanaman Sayur Hidroponik?

tanaman sayuran hidroponik

Sayur hidroponik merupakan sayuran sehat yang tidak ditanam di tanah. Alih-alih menggunakan tanah, air mineral digunakan sebagai media tanam. Makanya, tanaman sayur hidroponik bisa ditanam di area yang sempit sekalipun.

Sayuran hidroponik juga biasanya lebih aman dari serangan hama sehingga bebas pestisida. Selain lingkungannya, nutrisi sayuran hidroponik juga bisa dikontrol. Elemen seperti kalsium, zinc, magnesium, atau unsur hara lainnya biasa ditambahkan pada tanaman sayur hidroponik sehingga nutrisi lebih maksimal.

Manfaat Tanaman Sayur Hidroponik

tanaman sayuran hidroponik

Walaupun tidak ditanam di tanah, nutrisi sayur hidroponik tidak kalah dengan sayuran biasa. Bahkan, sayuran hidroponik biasa terlihat lebih segar dan besar. Selain itu, tanaman hidroponik juga biasanya bebas pestisida.

Kita memang tidak bisa memukul rata bahwa semua sayuran hidroponik otomatis lebih bergizi daripada sayuran sehat biasa. Pasalnya, hal ini bergantung pada banyak hal mulai dari medium tanam, varietas tanaman, dan konsentrasi nutrisi yang diberikan.

Di sisi lain, petani dapat mengontrol unsur hara yang lebih lengkap pada tanaman hidroponik. Maka itu, tanaman hidroponik juga memiliki kecenderungan untuk memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari sayuran sehat biasanya. Jadi dapat dikatakan bahwa tanaman hidroponik merupakan pilihan sayuran sehat yang tepat untuk kamu yang ingin menjalani gaya hidup sehat.

Apa yang Dimaksud dengan Sayuran Organik?

tanaman sayuran hidroponik

Sayuran organik merupakan sayur yang ditanam tanpa menggunakan bahan kimia apapun. Jadi, sayuran organik bebas dari pestisida. Teknik alami digunakan untuk mengendalikan hama seperti bakteri pemakan jamur atau serangga.

Tanah yang digunakan sebagai medium tanam untuk sayur organik biasanya diolah seminimal mungkin. Jadi organisme yang ada di dalam tanah dibiarkan tetap hidup. Selain itu, pupuk yang digunakan juga menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos dan kandang.

Manfaat Sayur Organik

tanaman sayuran hidroponik

Sama seperti sayuran hidroponik, sayuran organik juga terbebas dari pestisida. Tanaman organik juga terbebas dari bahan kimia lainnya yang dapat mengganggu kesehatan. Karena ditanam secara alami, sayuran organik umumnya lebih segar.

Beberapa jenis sayuran sehat diklaim lebih baik jika dikonsumsi versi organiknya, seperti seledri, brokoli, selada, dan bayam karena versi non-organiknya dikatakan dapat menyerap pestisida dalam jumlah yang cukup banyak.

Sejumlah riset menyatakan bahwa sayuran organik mengandung antioksidan dan mikronutrien seperti vitamin C, zinc, dan zat besi yang lebih tinggi. Kandungan nitrat pada sayuran organik juga cenderung lebih rendah. Kandungan nitrat yang tinggi disebut dapat meningkatkan risiko penyakit kanker tertentu.

Baik tanaman hidroponik maupun organik merupakan sayuran sehat yang bernutrisi bagi tubuh. Yang paling penting adalah untuk mengonsumsi sayuran sehat tersebut secara reguler sehingga manfaatnya pun terasa. Jangan lupa juga untuk mencuci sayur sebelum dimasak ya.