Apple Luncurkan Iphone 12 Plus Dan Iphone 12 Pro Lebih Dulu?

Rumor peluncuran iPhone 12 sudah terdengar selama berbulan-bulan. Namun, belum ada informasi yang pasti kapan peluncuran iPhone 12.

Dilansir dari BGR, Selasa (8/9), jika rumor ini valid, Apple memiliki empat model yang sedang dikerjakan untuk musim gugur ini. Akan ada model 5,4 inci, dua model 6,1 inci dan model 6,7 inci.

Semuanya dikatakan menampilkan layar OLED dan mendukung jaringan 5G. Namun, perangkat tersebut mungkin tidak semuanya siap pada saat bersamaan. Mengutip sumber industri, DigiTimes melaporkan pada Senin (7/9), Apple mungkin merilis iPhone 12 secara bergelombang, dengan dua model 6,1 inci (iPhone 12 Plus dan iPhone 12 Pro) turun lebih dulu. Selanjutnya, model 5,4 inci dan 6,7 inci (iPhone 12 dan iPhone 12 Pro Max) akan hadir beberapa hadir atau pekan kemudian.

“Jajaran iPhone baru mungkin tiba dalam dua tahap, dengan dua model 6,1 inci di tahap pertama dan dua lagi perangkat 6,7 dan 5,4 inci. Di tahap kedua, kata sumber tersebut, mencatat pengiriman mainboard SLP untuk model 6,1 inci dimulai pada Juli dan yang untuk 6,7 dan 5,4 inci dimulai pada paruh kedua Agustus,” kata laporan itu.

Ini bukan pertama kalinya jadwal rilis yang dibuat-buat untuk iPhone 12 disarankan. Pekan lalu, Bloomberg melaporkan Apple akan meluncurkan iPhone 12 5,4 inci yang lebih rendah dan iPhone 12 Plus 6,1 inci di depan model kelas atas. Laporan tersebut juga mengklaim jajaran iPhone 12 akan menampilkan tepi persegi yang sama dengan iPad Pro, kembali ke desain iPhone 4 dan meninggalkan tepi bundar iPhone 11.

Desain dan spesifikasi model iPhone baru telah bocor berulang kali, tetapi detail peluncurannya sulit dipastikan. Jon Prosser, yang berada di balik banyak bocoran Apple terbesar 2020, mengatakan Apple saat ini berencana mengadakan acara khusus untuk iPhone 12 pada pekan tanggal 12 Oktober. Sama seperti Bloomberg, dia yakin model yang lebih murah akan dikirim lebih dulu, kemungkinan pada 23 Oktober, sedangkan model Pro akan ditunda hingga November.

Asal-Usul Buah Nanas dalam Legenda Filipina

Buah nenas merupakan tumbuhan tropis yang secara umum dikenali memiliki mahkota, berduri kasar dan banya mata dikulitnya.

Ternyata di dalam cerita rakyat Filipina mengungkap asal usul buah nenas yang punya banyak mata ini.

Konon dahulu kala ada seorang wanita yang tinggal bersama anaknya yang bernama Pina.

Sang ibu bekerja siang dan malam sementara Pina adalah anak yang malas dan manja. Ia hanya menghabiskan waktu bermain di halaman belakang sepanjang hari.

Dia selalu membuat alasan ketika sang ibu meminta bantuannya. Jika ibunya meminta ia menyapu, Pina akan mengatakan bahwa ia tak dapat menemukan sapu bahkan jika sapu itu ada di hadapannya.

Suatu hari sang ibu sakit parah dan memanggil Pina dan meminta Pina untuk memasak bubur. Segala yang ia butuhkan untuk masak ada di dapur. Namun ibunya mendengar Pina menyelinap ke halaman belakang.

Ketika ia bertanya apakah Pina melakukan apa yang suruh namun Pina dengan gampangnya menjawab “Tidak”.

Ia beralasan tidak dapat menemukan centong memasak.

Mendengar hal itu sang ibu pun mengatakan bahwa Pina anak yang malas yang bahkan tidak mau mencari apapun.

Sang ibu menangis dengan sedih dan berteriak, “Aku berharap kamu punya seribu mata di seluruh kepalamu. Hingga kamu dapat menemukan apa yang kamu cari dan tidak punya banyak seperti itu alasan lagi.”

Setelah itu, Pina tidak lagi merespon. Sang ibu berusaha melakukan semuanya sendirian. Saat sang ibu melihat ke halaman belakang ia tidak menemukan Pina.

Ia merasa Pina telah melarikan diri. Hari berlalu hingga berbulan-bulan lamanya, Pina tidak juga kembali.

Sampai suatu hari saat sang ibu menyapu halaman belakang, ia melihat tanaman aneh yang tumbuh ditempat biasa Pina bermain.

Tanaman ini menyerupai kepala seorang anak dengan banyak mata. Ia lantas teringat amarahnya pada sang anak.

Sang ibu akhirnya menyadari putriya telah berubah menjadi tanaman yang kini disebut ‘Pinya’ dalam bahasa Tagalog dan ‘Pineapple’ dalam bahasa Inggris.

Anak Masuk Kelompok Rentan Di Tengah Pandemi Corona, Ini 6 Hal Yang Perlu Dilakukan

Banyak orang yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Hal ini tentunya harus terus diperhatikan, terutama untuk anak-anak yang rentan terinfeksi.

Karena pandemi ini, hampir 50 juta anak, penyandang disabilitas, dan lansia di 15 provinsi terancam mengalami hambatan dalam kelangsungan hidup. Nah, Kementerian PPN/Bappenas bersama PUSKAPA, KOMPAK, dan UNICEF meluncurkan kajian kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan akses orang-orang yang rentan.

Kerentanan sendiri merupakan kondisi yang secara tidak proporsional dialami individu tertentu. Kondisi ini akibat ketiadaan akses karena miskin, terpencil atau keterbatasan mobilitas. Bisa juga karena ketimpangan kualitas layanan publik dan penyisihan.

“Kita mesti secara fokus melihat kelompok-kelompok masyarakat yang rentan terhadap pandemi, termasuk anak-anak,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa dalam peluncuran kajian kebijakan Berkejaran Dengan Waktu pada Senin (28/9/2020) via Zoom.

Banyak anak yang termasuk dalam kelompok rentan, antara lain:

1. Anak dalam rumah tangga yang dikepalai orang tua tunggal, perempuan, lansia, dan orang tua usia anak.

2. Anak tanpa identitas hukum.

3. Anak dalam rumah tangga tanpa air bersih, listrik, dan sanitasi layak.

4. Anak yang belum punya asuransi kesehatan.

5. Anak putus sekolah.

6. Anak yang terdampak langsung COVID-19.

7. Anak di penjara atau anak yang tinggal dengan pengasuh yang sedang ditahan.

8. Anak dalam panti asuhan

9. Anak di sekolah asrama dan pesantren.

10. Anak jalanan.

11. Anak yang tinggal dengan pelaku KDRT.

12. Anak yang tidak punya tempat tinggal.

Tidak hanya masalah kesehatan fisik, pandemi COVID-19 ini juga memengaruhi kesehatan mental anak. Selain itu, risiko kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak risikonya meningkat.

Pandemi COVID-19 pun membuat kesejahteraan anak menjadi berkurang. Salah satu contohnya adalah penghasilan orang tua menurun atau kehilangan pekerjaan.

Nah, anak dan individu rentan yang sebelum pandemi sudah mengalami hambatan akses perlu diprioritaskan oleh setiap penanganan yang dilakukan pemerintah, Bunda. Pengambil kebijakan penting mempertimbangkan faktor kerentanan supaya pemerintah bisa menjangkau kelompok yang butuh bantuan.

Kajian kebijakan yang berjudul Berkejaran dengan Waktu: Melindungi Anak dan Individu Rentan Sebelum, Selama, dan Setelah COVID-19 ini memberikan 6 rekomendasi pokok, yaitu:

1. Mengatasi kesehatan individu.

2. Mengatasi perubahan atau hilangnya lingkungan pengasuh dan dukungan sosial.

3. Mengatasi terbatasnya pilihan dan ruang aman untuk anak-anak dan individu rentan.

4. Mengatasi meningkatnya risiko kekerasan, terutama KDRT.

5. Mengatasi menurunnya kualitas layanan publik.

6. Mengatasi kendala data dasar.

Arisman Kaget, Alfedri Panen Nanas Dikebunnya

Arisman (42), pemilik kebun nanas di Dusun Kampung Baru Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit, girang saat kedatangan calon Bupati Siak bernomor urut dua Alfedri ke kebun nanasnya.

Alfedri, saat itu hendak melakukan kampanye dialogis di kediaman warga bernama Musni. Namun sebelum itu dia menyempatkan diri untuk melihat kebun nanas di tengah perjalanannya.

Arisman yang saat itu sedang memanen nanas di kebunnya kaget sekaligus senang melihat Bupati Siak non aktif itu singgah dan sempat memanen nanasnya.

“Lagi santai tiba-tiba pak Alfedri datang. Saking senangnya kami ajak langsung memanen nanas,” kata pria yang akrab disapa Aris kepada media, Kamis (1/10/2020).

Arisman adalah seorang petani nanas yang sudah 15 tahun bergelut di perkebunan nanas. Bahkan dia menginspirasi penduduk setempat untuk ikut menanam nanas di kampungnya.

“Rata-rata warga sini petani nanas, kalau saya dari 2005 sudah berkebun,” kata dia.

Arisman memiliki lahan kurang lebih 1 hektare yang diperuntukkan hanya menanam nanas saja. Dalam setahun, nanas Arisman mampu meraup keuntungan Rp 40 – 50 juta.

“Nanas ini perawatannya mudah, untuk modal dalam 1 hektare biayanya berkisar Rp15 juta mulai dari pengolahan lahan, bibit sampai pupuk,” jelasnya.

Sedangkan untuk pemasaran, Arisman mengatakan sudah ada tengkulak atau agen yang membeli langsung dari kebunnya.

“Jualnya itu perlu dua buah, dalam dua buah harganya Rp 7.500 lah, tergantung besar buah, kalau lebih kecil lebih murah,” ujarnya.

Sementara itu, Alfedri ketika dikonfirmasi mengaku sebelum berkampanye ia ingin menunaikan shalat Ashar di salah satu masjid yang baru dibangun di sekitar rumah Musini tempat lokasi dia akan kampanye dialogis.

Usai menunaikan shalat, Alfedri lantas melihat kebun nanas di samping Masjid milik Arisman yang sedang rimbun buahnya.

“Jadi saya sempatkan meninjau kebun nanas warga di sini, kebetulan sedang berbuah dan saya sempat memanennya,” kata Alfedri.

Sebagai calon Bupati Siak dalam Pilkada 2020 ini, Alfedri kemudian mengatakan ke depan lebih memperhatikan petani-petani nanas, sebab Kecamatan Sungai Apit adalah penyumbang terbesar produksi nanas di Kabupaten Siak.

“Kebun nanas di sini ada sekitar 1300 hektare, termasuk lahan potensinya. Sekarang ini hasilnya sudah dibawa keluar minimal 4-6 ton per hari, kita ada DED untuk pengelolaan nanas. Nah ini yang kita dorong nantinya sehingga menghasilkan daya tambah. Bisa nanti dibuat berbagai olahan contohnya nanas kemasan, selai nanas atau bisa kripik nanas,” jelasnya.

Sewaktu menjabat sebagai Bupati Siak, Alfedri mengatakan sudah ada perencanaan bersama pihak kementerian perindustrian soal pengelolaan nanas di Siak. Meminta Pemkab menyiapkan lahan 5-10 hektare untuk lokasinya.

“Nah ini yang ke depan jika kami terpilih kembali, akan ditindak lanjuti. Kami akan perjuangkan supaya ini bisa diwujudkan,” ujarnya.

Kini, budidaya nanas yang ada di Kecamatan Sungai Apit telah tersebar di beberapa kampung yakni Kampung Penyengat, Teluk Batil, Teluk Lanus, Rawa Mekar dan Sungai Rawa.

“Artinya nanas ini cukup menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat yang akan datang. Semoga ini bisa menjadi program ke depan dari kami,” kata Alfedri.

Air Putih Diminum Jangan Tunggu Haus, Ini Alasannya!

Halo Bunda, sudah berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? Seperti yang kita ketahui, rata-rata komposisi air dalam tubuh kita ini mengandung air. Bahkan untuk orang dewasa, 60-65% tubuh mengandung air, sementara komposisi air dalam tubuh bayi 80%.

Maka tak mengherankan jika setiap harinya, kebutuhan air setiap individu harus terpenuhi. Salah satunya, tentu saja dengan cara mengonsumsi air putih.

Faktanya, tidak semua air putih baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itulah, Parents perlu waspada dan lebih jeli memilih air yang sehat untuk keluarga.

Minum air putih

https://tap-assets-prod.dexecure.net/wp-content/uploads/sites/24/2019/03/air-putih-1-1.jpg

Hal ini pun ditegaskan oleh dr. Boy Abidin Sp.Og, ia memaparkan bahwa air putih memiliki peran yang sangat penting untuk kesehatan.

“Cairan tubuh itu sangat penting untuk kesehatan tubuh, alasannya tentu saja karena tidak terlepas dari komposisi tubuh kita itu komposisinya memang air. Air merupakan sarana transportasi di dalam tubuh untuk mengirimkan zat-zat gizi ke semua sel. Kebayang tidak, bagaimana jika tubuh kurang cairan? Jarang minum air putih?”

Dokter kandungan ini juga mengingatkan, bahwa idealnya mengonsumi air putih sebelum merasa haus. “Kalau sudah haus, itu tanda-tandanya sudah mulai dehidrasi. Kalau sudah merasakan haus, baru minum, sebenarnya sudah terlambat. Karena tubuh memiliki mekanisme, jika merasakan kekurangan seperti kekurangan cairan, tubuh akan teriak atau memberi tanda, seperti salah satunya dengan merasakan haus.”

Oleh karena itulah, kecukupan cairan dengan mengonsumsi air putih yang cukup perlu terpenuhi dengan baik. Kebutuhan air putih pada setiap individu tentu saja berbeda satu sama lain.

Umumnya, pria akan memiliki kebutuhan air lebih banyak dibandingkan wanita. Kebutuhan air anak-anak akan lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Sedangkan usia lanjut cukup mengonsumsi 1 – 1.5 Liter/hari.

Sementara orang dewasa membutuhkan sekitar 2 – 3 Liter air per hari nya. Kebutuhan air pada wanita hamil dan menyusui memiliki porsi tersendiri.

Bagaimana dengan anak-anak?

air putih

Ternyata kebutuhan cairan yang bisa didapatkan lewat mengonsumsi air putih untuk anak sudah berusia lebih dari satu tahun, maka perlu disesuaikan dengan angka kecukupan gizi 2013 yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, yaitu:

* 1-3tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1200 ml (4-5 gelas) per hari.
* 4-6 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1500 ml (6 gelas) per hari.
* 7-9 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1900 ml (7-8 gelas) per hari.
* 10-18 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 2000 ml (8 gelas) per hari.

dr. Boy Abidin juga menegaskan, para orangtua perlu lebih jeli memilih air putih yang bisa dikonsumsi keluarga. Jangan sampai air putih yang diberikan sudah terkontaminasi atau sudah tercemar.

Seperti yang sudah direkomendasikan Kementrian Kesehatan tahun 2010, air yang bisa dikonsumsi memiliki beberapa syarat. Tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasam dan tentu saja tidak mengandung bahan kimia atau telah tercermar dengan radioaktif.

“Efeknya memang tidak didirasakan dalam jangan waktu yang cepat. Tapi beberapa tahun ke depan. Bila anak minum air putih yang tidak sesuai sebenarnya bisa berisiko sebabkan diare.

Dalam jangka waktu yang lebih panjang juga bisa berisiko sebabkan penyakit lainnya,” tutur. dr. Boy yang ditemui di acara peluncuran Cuckoo, produk pemurni air yang bebas kontaminasi, yang diadakan di Cohive D.Lab, Menteng.

Manfaat minum air putih

air putih 2

Ada berbagai manfaat minum air putih yang sangat baik untuk kesehatan:

1. Air minum membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh
Tubuh Anda terdiri dari sekitar 60% air. Fungsi cairan tubuh ini termasuk pencernaan, penyerapan, sirkulasi, pembuatan air liur, transportasi nutrisi, dan pemeliharaan suhu tubuh.

“Melalui kelenjar pituitari posterior, otak Anda berkomunikasi dengan ginjal Anda dan memberi tahu seberapa banyak air untuk dikeluarkan sebagai urin atau disimpan sebagai cadangan,” kata Guest, yang juga seorang profesor kedokteran di Universitas Stanford.

2. Air dapat membantu mengontrol kalori
Selama bertahun-tahun, pelaku diet telah minum banyak air sebagai strategi penurunan berat badan. Meskipun air tidak memiliki efek magis pada penurunan berat badan, tetapi bila menggantinya dengan minuman berkalori lebih tinggi tentu hal ini bisa membantu.

Makanan dengan kadar air tinggi cenderung terlihat lebih besar, volumenya lebih tinggi membutuhkan lebih banyak mengunyah, dan diserap lebih lambat oleh tubuh sehingga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Adapun makanan kaya air termasuk buah-buahan, sayuran, sup berbasis kaldu, oatmeal, dan kacang-kacangan.

3. Air membantu menyehatkan otot
Sel-sel yang tidak dapat mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolitnya dapat menyusut menimbulkan kelelahan otot. “Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang memadai, mereka tidak bekerja dengan baik dan kinerja dapat menderita,” kata Guest.

4. Air membantu menjaga kulit terlihat baik
Kulit Anda mengandung banyak air dan berfungsi sebagai pelindung untuk mencegah kehilangan cairan yang berlebihan.

“Dehidrasi membuat kulit Anda terlihat lebih kering dan kusut, yang dapat diperbaiki dengan hidrasi yang tepat,” katanya. “Tapi begitu kau cukup terhidrasi, ginjal mengambil alih dan mengeluarkan kelebihan cairan.”

Anda juga dapat membantu “mengunci” kelembaban di kulit Anda dengan menggunakan pelembab yang menciptakan penghalang fisik untuk menjaga kelembapan.

5. Air membantu ginjal tetap sehat
Cairan tubuh mengangkut produk limbah masuk dan keluar sel. Toksin utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, limbah yang larut dalam air yang mampu melewati ginjal untuk diekskresikan dalam urin, jelas Guest.

“Ginjal Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk membersihkan dan membersihkan tubuh dari racun selama asupan cairan Anda memadai,” ujarnya.

Ketika Anda mendapatkan cairan yang cukup, air seni mengalir dengan bebas, berwarna terang dan bebas bau. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan cukup cairan, konsentrasi urin, warna, dan bau meningkat karena ginjal memerangkap cairan tambahan untuk fungsi tubuh.

Jika Anda minum terlalu sedikit secara kronis, Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena batu ginjal, terutama di daerah beriklim hangat seperti Indonesia.

6. Air membantu menjaga fungsi usus tetap regular
Hidrasi yang adekuat menjaga hal-hal mengalir di sepanjang saluran pencernaan Anda dan mencegah sembelit. Ketika Anda tidak mendapatkan cukup cairan, usus besar menarik air dari tinja untuk menjaga hidrasi – dan hasilnya adalah sembelit.

“Cairan dan serat yang adekuat adalah kombinasi yang sempurna, karena cairan memompa serat dan bertindak seperti sapu untuk menjaga usus Anda berfungsi dengan baik,” kata Koelemay.